Ruang Muslimah
Inspiring and Educating Muslim Woman

Hikmah Dibalik Jenis Olahraga yang Disunahkan Rasulullah

0

Ukhti muslimah, salah satu kehidupan yang dicontohkan Rasulullah adalah kesederhanaan, banyak yang memahami bahwa kesederhanaan yang nampak itu adalah dalam sisi materi, “Seadanya” tanpa adanya usaha maksimal yang dapat berdampak pada kehidupan diri kita, namun sesungguhnya dalam hadist lain diriwayatkan bahwa Rasul meminta agar kita mengajarkan anak-anak “Berenang, Berkuda dan Memanah”, meskipun banyak para alim menyebutkan bahwa hadist ini lemah tidak ada salahnya dijadikan sebuah pemikiran dan bahan pelajaran (ibroh).

Berenang, berkuda dan memanah untuk saat ini dikategorikan olahraga “Mahal”, terlebih kondisi ekonomi di Indonesia sepertinya olahraga yang pertama saja yang masih mampu dan banyak dijamah oleh masyarakat umum. Dari salah satu olahraga saja mampu kita uraikan berbagai manfaat yang didapatkan selain silaturahmi yang membawa rejeki, pun mengolah otot dan kebugaran tubuh, selain itu pula menjadikan otak dan pikiran lebih fokus pada tujuan yang akan dicapai.

Nah ukhti sekalian, ternyata ketika Rasulullah menganjurkan segala sesuatu tentunya terdapat pelajaran dan hikmah kebermanfaatan untuk hidup kita.

Kemudian kita beralih membahas olahraga yang kedua, seperti kita pahami bahwa kuda diidentikan dengan kendaraan yang berguna mempercepat gerak langkah kita menuju satu tujuan secara efektif dan efisien. Efektif karena akan mempercepat waktu jarak tempuh perjalanan sedangkan efisien tentunya akan memperingan segala sesuatu yang akan kita bawa.

Dan tahukah ukhti, bahwa untuk saat inipun harga satu ekor kuda sudah setara dengan harga mobil! Dan pemikiran penulis ni “sederhananya” Rasul mencontohkan bahwa setiap muslim dianjurkan untuk memiliki kendaraan untuk mengefisienkan segala sesuatu kegiatannya bukan?.

Terkait itu pula, coba kita perhatikan kaki pada kuda, empat bukan? Nah .. artinya rasulullah menganjurkan umatnya untuk memiliki kendaraan beroda empat. Masya Allah, tapi tidak usah berkecil hati bagi yang belum memiliki roda empat, alias mobil yang penting pelajaran yang dapat kita ambil bahwa, demi mencapai tujuan kita harus fokus selalu melihat kedepan seperti mata kuda. Hingga tujuan akhir tercapai.

Selanjutnya olahraga yang ketiga, memanah. Sepertinya kalau olahraga yang satu ini sudah dapat dipastikan masih banyak orang yang belum menjajal, terlebih mendalaminya karena termasuk olahraga “mahal”.

Hikmah dari dianjurkannya olahraga ini adalah kita harus fokus terhadap tujuan, dengan menggunakan busur dan anak panah yang tepat, memperhatikan dan mengamati lingkungan sekitar terutama kemana arah mata angin.

Simpulan uraian semua olahraga diatas beberapa kali disebutkan kata “mahal” bukan?

Beberapa kali pula disebutkan fokus terhadap tujuan, dan berfokus pada masa depan, diawali dengan kata sederhana, jadi penulis dapat simpulkan bahwa kesederhanaan rasulullah bukan kesederahaan yang “Seadanya” namun penuh dengan perjuangan untuk mendapatkan segala sesuatu demi mencapai tujuan yang bermanfaat dunia dan akhirat.

“Yakini bahwa setiap kita adalah magnet yang dapat menarik apapun, siapapun di semesta raya ini dalam kehidupan kita. Dengan cara berpikir positif maka akan menarik hal-hal positif menjadi bagian dalam kehidupan, jika berpikir negatif maka itulah yang diinginkan, jangan pernah menyalahkan keadaan karena sejatinya ada hikmah dalam setiap perjalanan.”

Masa lalu adalah semu, masa depan adalah nyata. Demikian, semoga bermanfaat … []

Sumber: Ummionline



Artikel Terkait :
Loading...
Anda mungkin juga berminat

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Maaf Ukhti Antum Offline