Breaking News
Foto: Moneyweb

Mengapa Harus Meringankan Beban Orang Lain?

Ukhti, sebagian kita mungkin mencemooh orang–orang yang datang untuk memohon meringankan beban hidup mereka. Terutama jika orang tersebut memiliki status sosial yang tinggi atau memiliki harta yang berlimpah. Ia tidak tahu dan sadar orang yang membantu meringankan beban saudaranya selalu mendapat bantuan Allah SWT.

Ukh, sesungguhnya Allah akan menolong seseorang selama orang itu mau membantu saudaranya yang lain. Seperti mengajar, membimbing, memberi pinjaman uang atau menolongnya dalam kebaikan maka itu lebih utama baik di sisi Allah daripada pahala beri’tikaf selama sebulan penuh.

Abdullah bin Umar meriwayatkan, Nabi SAW bersabda, “Orang yang dicintai Allah adalah orang yang bermanfaat bagi orang lain. Dan amalan yang paling dicintai Allah adalah membahagiakan Muslim yang lain atau meringankan bencana yang menimpanya atau melunasi utangnya atau memberinya makan. Sungguh saya lebih suka berjalan dengan seorang Muslim dalam satu kebutuhannya, daripada beri’tikaf selama sebulan. Barangsiapa yang dapat menahan amarahnya Allah akan menutup aibnya. Dan barangsiapa yang menahan amarahnya jika ia mau ia melakukannya, niscaya Allah akan penuhi hatinya dengan keridhaan pada hari kiamat. Barangsiapa yang berjalan bersama saudaranya muslim dalam satu kebutuhan hingga membuatnya kuat dan kokoh, Allah akan memantapkan kakinya pada hari dimana kaki dapat berpijak dengan kokoh. Dan akhlak jelek dapat merusak amal seperti cuka merusak madu,” (HR. At-Thabrani).

Ukhti, membantu meringankan beban saudara, kadang tidak akan memakan waktu selama berjam-jam. Mungkin hanya dengan hitungan menit, kita dapat menyelesaikan kebutuhan saudara kita atau membantu orang lain yang sedang dalam kesusahan. Allahu A’lam. []

Sumber: Manajemen Umur/karya: Muhammad bin Ibrahim an-Nu’aim/penerbit:Pustaka at-Tazkia

About Mila Zahir

Check Also

Sebaiknya Lakukan Hal Ini saat Mendengar Adzan

Jika kalian mendengar muadzin, maka ucapkanlah seperti apa yang diucapkan oleh muadzin. Kemudian bershalawatlah untukku. Karena siapa yang bershalawat kepadaku sekali, maka Allah akan bershalawat padanya (memberi ampunan padanya) sebanyak sepuluh kali.

Tinggalkan Balasan