Ruang Muslimah
Inspiring and Educating Muslim Woman

[vc_row][vc_column offset=”vc_hidden-lg”][vc_btn title=”Populer” style=”3d” color=”danger” link=”url:https%3A%2F%2Fwww.ruangmuslimah.co%2Fartikel-muslimah-populer%2F%3Futm_source%3Dpost%26utm_medium%3Dtombol%26utm_campaign%3Dterpopuler||target:%20_blank|”][vc_btn title=”Terbaru” style=”3d” color=”danger” link=”url:https%3A%2F%2Fwww.ruangmuslimah.co%2Fartikel-terbaru%2F%3Futm_source%3Dpost%26utm_medium%3Dtombol%26utm_campaign%3Dterbaru|||”][vc_btn title=”Bertanya?” style=”3d” color=”green” link=”url:https%3A%2F%2Fwww.ruangmuslimah.co%2Fforums%2Ftopik%2Fbaca-sebelum-tanya-jawab-2%2F%3Futm_source%3Dpost%26utm_medium%3Dtombol%26utm_campaign%3Dbertanya||target:%20_blank|”][vc_btn title=”Join” style=”3d” color=”green” link=”url:https%3A%2F%2Fwww.ruangmuslimah.co%2Fregister%2F%3Futm_source%3Dpost%26utm_medium%3Dtombol%26utm_campaign%3Ddaftar|||”][/vc_column][/vc_row]

Cinta Beda Usia

0

Hawaii..

Bukan satu-satunya harapan hidup memang. Tapi bagi para gadis Jepang saat itu, paling tidak di sana ada harapan lebih baik.

Meski pun redup, Hawai menawarkan secercah cahaya kedamaian, dan mimpi yang lebih indah.

Sejarah migrasi orang-orang Jepang ke Pasifik itu menyimpan sebuah kenangan yang sulit dilupakan.

Para wanita muda Jepang itu, berani mengambil sebuah keputusan besar dalam hidupnya. Sangat besar.

Seperti apa?

Siap menikah dengan para lelaki yang sudah lebih dulu tinggal di Hawaii.

Keberanian ini, lebih tepatnya kenekatan ini bagian dari pilihan hidup. Mereka memutuskan menikah hanya dari satu informasi.

Apa itu?

Selembar foto.

Ya, selembar foto. Para wanita Jepang itu hanya melihat selembar foto calon suaminya untuk kemudian menikah.

Ternyata saat hari pernikahan tiba, barulah mereka tahu bahwa foto itu diambil 20 tahun silam.

Adakah cinta di antara mereka?

Tetu saja ada.

Dalam Sundanes Film Festival 1995, kisah ini beroleh penghargaan pilihan pamiarsa.

Melalui Picture Bride, garapan Kayo Hatta ini mengingatkan kita tentang cinta beda usia. Bila jiwa tersambung dengan jiwa, cinta itu tumbuh, mekar dan berbunga.

Loading...

Tapi tentu, saya tak mengajari memutuskan menikah hanya melihat selembar foto. Apalagi zaman sekarang foto bisa direkayasa sedemikian rupa. Dengan desain tertentu, dapat mengubah gambar yang hitam menjadi putih, yang kasar menjadi halus, dan yang buruk menjadi jelita.

Cinta beda usia itu ada, fakta, dan bagian dari romantika asmara.

Cocok dan tidaknya, suka dan dukanya, senyum dan tangisnya, tergantung bagaimana cara pandang, pola sikap dan penerimaan pada kekasih pilihannya.

Rasulullah menikah dengan Khadijah terpaut usia 15 tahun, Umar bin Khaththab dengan Ummu Kultsum terpaut 40 tahun, dan Utsman bin Affan dengan Nailah terpaut 62 tahun.

Mereka hidup rukun, bersama dalam cinta, padahal usia mereka terpaut sangat jauh. Beda generasi. Tapi mengapa mereka bersatu? Cocok dan klop? Rahasianya keserasian jiwa.

Keserasian jiwa itu landasannya iman, keyakinan yang kokoh pada Allah Swt. Yang dengannya Allah curahkan ketenangan, cinta dan kasih sayang.

Bagaimana kalau usianya sepadan?

Atau tidak terpaut jauh?

Itu mah pilihan.

Selama saling mengerti dan memahami, insya Allah ada ketenangan di sana.

Kuncinya, cintai karena Allah..

Wallahu’alam.. []



Artikel Terkait :
Loading...
You might also like

Tinggalkan balasan

Your email address will not be published.

Maaf Ukhti Antum Offline