Ruang Muslimah
Inspiring and Educating Muslim Woman

[vc_row][vc_column offset=”vc_hidden-lg”][vc_btn title=”Populer” style=”3d” color=”danger” link=”url:https%3A%2F%2Fwww.ruangmuslimah.co%2Fartikel-muslimah-populer%2F%3Futm_source%3Dpost%26utm_medium%3Dtombol%26utm_campaign%3Dterpopuler||target:%20_blank|”][vc_btn title=”Terbaru” style=”3d” color=”danger” link=”url:https%3A%2F%2Fwww.ruangmuslimah.co%2Fartikel-terbaru%2F%3Futm_source%3Dpost%26utm_medium%3Dtombol%26utm_campaign%3Dterbaru|||”][vc_btn title=”Bertanya?” style=”3d” color=”green” link=”url:https%3A%2F%2Fwww.ruangmuslimah.co%2Fforums%2Ftopik%2Fbaca-sebelum-tanya-jawab-2%2F%3Futm_source%3Dpost%26utm_medium%3Dtombol%26utm_campaign%3Dbertanya||target:%20_blank|”][vc_btn title=”Join” style=”3d” color=”green” link=”url:https%3A%2F%2Fwww.ruangmuslimah.co%2Fregister%2F%3Futm_source%3Dpost%26utm_medium%3Dtombol%26utm_campaign%3Ddaftar|||”][/vc_column][/vc_row]

Istri Pertama yang Baik Hati

0

Oleh: Eka Rosaria

Ini kisah masih seputar teman saya. Qodarulloh, mereka yang menjalani pernikahan poligami itu adalah beberapa teman baik saya. Saya mendoakan mereka selalu dalam lindungan Alloh. Alloh berikan keluarganya senantiasa penuh rukun dan berlimpah keberkahan.

Awal kisah adalah dari suami saya. Menceritakan seorang temannya yang sedang gundah, bingung, campur aduk jadi satu.

Sebut saja pak Abdul. Suami dengan satu istri yang, subhaanalloh, lembut sekali tutur katanya. Mereka dikaruniai anak laki-laki lebih dari dua. Tanpa satu pun perempuan.

Pak Abdul cerita.

Istrinya menawarinya untuk menikah lagi. Berharap darinya Alloh berikan anak perempuan. Satu permintaan yang sejujurnya tak ingin dikabulkannya. Benarkah permintaan itu? Tidak kah istrinya cemburu? Bahkan yang pak Abdul tahu, biasanya seorang istri paling berat menjalani poligami. Seorang istri bisa kuat diajak hidup susah oleh suaminya selama pernikahan. Tapi banyak sekali istri yang sangat lemah saat dihadapkan dengan poligami.

Pak Abdul menolak dengan halus. Berharap bahwa keinginan istrinya hanyalah perasaan tak enak hati karena belum juga diberi anak perempuan. Padahal selama ini pak Abdul tidak pernah menuntut, karena urusan anak itu lelaki atau perempuan adalah murni hak Alloh.

Singkat cerita,

Pak Abdul lalu cerita jika istrinya selama ini berdagang pakaian muslim, bahkan sering saya jumpai saat kajian di radio Dakta. Hingga akhirnya terjalin kerjasama antara saya dan istrinya. Saya menjahitkan gamis-gamis untuk jualannya.

Pertemuan pertama saya dengan sang istri. Alhamdulillah, subhaanalloh, maa syaa Alloh. Wanita yang memang asli lembut bicaranya. Wajahnya cantik dan teduh. Berkulit putih dan sungguh baik.

Agak sungkan saya bertanya soal permintaannya kepada suaminya. Dia tersenyum, lalu meng-iyakan. Alasannya jelas. Ingin membahagiakan suaminya. Semoga dengan menikah lagi, Alloh karuniakan mereka keturunan perempuan.

Berkali-kali dia menawarkan wanita lain kepada suaminya. Melamarkannya langsung kepada si wanita, berkali-kali juga gagal. Sampai akhirnya tertunda sekian tahun karena pada dasarnya si suami belum ingin poligami.

Bertahun-tahun berlalu, saat saya tanya kabar temannya itu, suami menjawab kalau akhirnya sudah punya istri lagi. Sudah poligami. Istrinya tetap yang mencarikan, menawarkan dan melamarkan untuk suaminya.

Bertahun-tahun juga, saya belum pernah bertemu lagi dengan istri pertama yang baik hati.
Semoga Alloh berkahi kehidupannya dunia dan akhirat. []

Bekasi, Oktober 2017



Artikel Terkait :
Loading...
You might also like

Tinggalkan balasan

Your email address will not be published.

Maaf Ukhti Antum Offline