Ruang Muslimah
Inspiring and Educating Muslim Woman

Cabut Bulu Ketiak, Apa Hukumnya?

0

Ukhti, sebagai makhluk hidup, tubuh manusia ditumbuhi bulu. Bulu tumbuh hampir di seluruh bagian tubuh manusia, baik bulu yang terlihat, maupun bulu halus yang tidak terlalu terlihat. Bulu pada tubuh kita salahsatu diantaranya ialah bulu ketiak.

Sebenarnya bulu ketiak bisa saja memberikan efek yang tidak nyaman. Sebab, keberadaannya di tempat yang sensitif, dan akan ada rasa yang tidak biasa jika kita memiliki bulu pada ketiak. Maka alangkah lebih baik jika kita membersihkannya. Demikian hal ini disebutkan pula dalam syariat Islam. Lalu, apa hukumnya ya?

Para ulama fiqih sepakat, mencabut bulu ketiak hukumnya sunah bagi laki-laki dan perempuan.

Diceritakan oleh Yunus bin Abdul A’la, katanya, “Saya datang ke rumah Syafi’i, saya dapati di sampingnya berdiri seorang tukang rias sedang mencukur bulu ketiaknya. Maka berkata Syafi’i, ‘Saya tahu mencabut bulu ketiak hukumnya sunah. Tetapi, saya tidak kuat karena sakit’.”

Sunnah mendahulukan mencabut bulu ketiak yang kanan. Sebab, hadis Rasulullah ﷺ yang menyatakan bahwa beliau memulai sesuatu dengan yang serba kanan. Memakai terompah, berjalan, bersuci dan segala seluk beluknya, semuanya dimulai dengan yang kanan. (Hadis ini diriwayatkan oleh Muslim dari Aisyah RA).

Maka, bagi kaum laki-laki dan perempuan, remaja atau dewasa, sudah menikah atau belum, hendaknya menjaga sunnah fitrah ini, yaitu membuang bulu ketiak apabila sudah panjang. Dan jangan membiarkannya lebih dari 40 hari. Allahu A’lam. []

Sumber: Fiqih Perempuan/Karya: Muhammad ‘Athiyah Khumais/Penerbit: Media Da’wah



Artikel Terkait :

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Loading...
You might also like

Tinggalkan balasan

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Maaf Ukhti Antum Offline