Ruang Muslimah
Inspiring and Educating Muslim Woman

Bintik Hitam di Wajah Mengganggu Anda? Hilangkan dengan Cara Ini

0

Saya Wartini (27 tahun), sudah menikah. Saya ingin selalu terlihat cantik dan segar di hadapan suami saya. Pertanyaannya:

  1. Bagaimana cara menghilangkan bintik hitam pada wajah saya?
  2. Apakah bekas luka dan gigitan nyamuk bisa dihilangkan?
  3. Adakah obat tradisional yang bisa digunakan untuk memelihara kesegaran wajah?

Wartini, Bekasi

Jawab: 

Wartini yang dirahmati Allah, alhamdulillah Wartini mempunyai niat ingin menyenangkan hati suami.

  1. Bintik-bintik hitam kecil di wajah ada beberapa jenis, yang paling sering berupa :
    1. Bentuknya datar warna hitam atau kecoklatan, umumnya karena sinar matahari. Insya Allah bisa dihilangkan dengan krim-krim yang mengandung bahan pencerah warna kulit (sebaiknya diawasi dokter). Perlu kesabaran karena lama hilangnya. Pada pagi dan siang hari (jam 09-16) kulit harus dilindungi dengan krim atau lotion pelindung sinar ultra violet (UV)/ tabir surya. Dapat juga diobati oleh dokter dengan tindakan peeling kimiawi (chemical peeling).
    2. Bentuknya menonjol agak kecoklatan, merupakan tanda penuaan dini, termasuk karena banyak terkena sinar UV matahari dan kurang konsumsi sayuran serta buah-buahan. Cara pengobatannya dengan tindakan bedah listrik  oleh dokter spesialis kulit. Di rumah sakit umum juga bisa dilakukan dengan biaya terjangkau. Untuk mencegah kambuh lagi dianjurkan rajin melindungi kulit dari sinar UV.
    3. Bentuknya datar, sebagian menonjol, agak lebar tidak beraturan, warna tidak rata. Tanda penuaan dini yang parah, kalau tidak dilindungi dari sinar matahari bisa menjadi kanker kulit . Pengobatannya oleh dokter spesialis kulit dengan salep obat kanker, bedah listrik, bedah beku atau peeling kimiawi. Pencegahannya sama dengan poin (a)
    4. Bentuknya menonjol, warnanya rata, kadang berambut, disebut tahi lalat. Pengobatan dibuang dengan bedah pisau oleh dokter. Sebenarnya tidak berbahaya, tapi bisa berubah menjadi ganas (kanker) kalau banyak terkena trauma seperti sinar UV matahari, bahan kimia, gesekan, dan sebagainya. Kapan tahi lalat harus dibuang? Kalau terasa gatal terus menerus dan atau jadi gampang berdarah.
  1. Bekas gigitan nyamuk  yang berwarna kehitaman insya Allah bisa dipudarkan warnanya dengan memakai kosmetik yang mengandung bahan pemutih seperti disebutkan di atas (1. a. ). Tapi sekali lagi harus sabar, sebab hasilnya baru terlihat setelah 6 – 12 bulan. Bisa ditambah lagi dengan luluran seminggu dua kali, pilih yang mengandung bahan pemutih alami misalnya bengkoang, AHA, atau teh hijau. Kalau setahun sudah rajin pakai tetap belum ada perubahan, baru berobat ke dokter.
  1. Obat tradisional untuk menyehatkan kulit wajah memang banyak. Tapi sebaiknya tetap berhati-hati dengan produk kosmetika yang menyatakan dari bahan alami karena ternyata tetap dicampur dengan bahan kimia, yang kadang membahayakan kesehatan. Kalau ingin benar-benar alami, coba ‘berguru’ pada ibunda atau nenek. Air seduhan teh yang diendapkan semalam misalnya, diusapkan pada wajah bisa mencerahkan kulit  karena mengandung zat astringent. Atau bedak dingin yang dibuat sendiri dari tepung beras dan buah pinang, dapat menyejukkan kulit, dan kulit berwarna lebih cerah karena  buah pinang mengandung zat mengurangi pembentukan pigmen warna kulit melanin. Madu asli juga bermanfaat melembabkan kulit kering dan bibir kering. Atau minyak habatussauda asli (pengobatan dari hadist Rasulullah SAW), minyak kelapa murni (virgin coconut oil – VCO), juga ternyata bermanfaat untuk kesehatan kulit. Sekarang banyak buku yang membahas berbagai bahan alami ini. Cuma, berdasarkan pengalaman saya, kebanyakan tidak berhasil karena malas. Sekali lagi, untuk perawatan kulit dan rambut jenis apapun, hasil baru tampak insya Allah kalau dilakukan secara rutin, kontinyu, terus menerus dan sabar. Selamat mempercantik diri untuk suami. Dengan niat yang benar insya Allah cantiknya berkah dunia akhirat. []

Sumber: Ummi online 



Artikel Terkait :

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Loading...
You might also like

Tinggalkan balasan

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Maaf Ukhti Antum Offline