Ruang Muslimah
Inspiring and Educating Muslim Woman

[vc_row][vc_column offset=”vc_hidden-lg”][vc_btn title=”Populer” style=”3d” color=”danger” link=”url:https%3A%2F%2Fwww.ruangmuslimah.co%2Fartikel-muslimah-populer%2F%3Futm_source%3Dpost%26utm_medium%3Dtombol%26utm_campaign%3Dterpopuler||target:%20_blank|”][vc_btn title=”Terbaru” style=”3d” color=”danger” link=”url:https%3A%2F%2Fwww.ruangmuslimah.co%2Fartikel-terbaru%2F%3Futm_source%3Dpost%26utm_medium%3Dtombol%26utm_campaign%3Dterbaru|||”][vc_btn title=”Bertanya?” style=”3d” color=”green” link=”url:https%3A%2F%2Fwww.ruangmuslimah.co%2Fforums%2Ftopik%2Fbaca-sebelum-tanya-jawab-2%2F%3Futm_source%3Dpost%26utm_medium%3Dtombol%26utm_campaign%3Dbertanya||target:%20_blank|”][vc_btn title=”Join” style=”3d” color=”green” link=”url:https%3A%2F%2Fwww.ruangmuslimah.co%2Fregister%2F%3Futm_source%3Dpost%26utm_medium%3Dtombol%26utm_campaign%3Ddaftar|||”][/vc_column][/vc_row]

Cara Istri Pertama

0

Oleh: Eka Rosaria

Seorang ustadzah pernah cerita. Tentang seorang istri yang suaminya berpoligami.

Si istri tidak menunjukkan rasa marah saat tau suaminya ternyata punya istri baru. Tidak ngomel, tidak menuntut ini dan itu.

Yang dia lakukan hanya satu. Si istri selalu ikut saat si suami gilir ke rumah istri barunya. Kemudian duduk di luar rumah, menunggu sampai suaminya selesai giliran. Tanpa berkata apa pun. Disuruh masuk ke dalam rumah oleh suami dan madunya pun tidak mau. Tetap selalu duduk di luar.

Sampai akhirnya si suami dan madunya merasa tak enak sendiri. Ga nyaman sendiri, hingga akhirnya si suami menceraikan madunya.

Ini kisah nyata.

Silahkan diambil hikmahnya.

Karena suami yang ingin poligami itu ga perlu disuruh atau dilarang. Kecuali bagi yang banyak mempertimbangkan maslahat dan madlorotnya jika memaksakan diri tanpa ilmu dan kemampuan.

Jangan banyak mendebat hal ini. Karena tidak akan nambah apa-apa. Cukup imani ayatnya. Selanjutnya biarlah kisah-kisah nyata itu yang jadi gambaran buat kita. Jadi pelajaran yang harus dipetik. []



Artikel Terkait :
Loading...
You might also like

Tinggalkan balasan

Your email address will not be published.

Maaf Ukhti Antum Offline