Ruang Muslimah
Inspiring and Educating Muslim Woman

[vc_row][vc_column offset=”vc_hidden-lg”][vc_btn title=”Populer” style=”3d” color=”danger” link=”url:https%3A%2F%2Fwww.ruangmuslimah.co%2Fartikel-muslimah-populer%2F%3Futm_source%3Dpost%26utm_medium%3Dtombol%26utm_campaign%3Dterpopuler||target:%20_blank|”][vc_btn title=”Terbaru” style=”3d” color=”danger” link=”url:https%3A%2F%2Fwww.ruangmuslimah.co%2Fartikel-terbaru%2F%3Futm_source%3Dpost%26utm_medium%3Dtombol%26utm_campaign%3Dterbaru|||”][vc_btn title=”Bertanya?” style=”3d” color=”green” link=”url:https%3A%2F%2Fwww.ruangmuslimah.co%2Fforums%2Ftopik%2Fbaca-sebelum-tanya-jawab-2%2F%3Futm_source%3Dpost%26utm_medium%3Dtombol%26utm_campaign%3Dbertanya||target:%20_blank|”][vc_btn title=”Join” style=”3d” color=”green” link=”url:https%3A%2F%2Fwww.ruangmuslimah.co%2Fregister%2F%3Futm_source%3Dpost%26utm_medium%3Dtombol%26utm_campaign%3Ddaftar|||”][/vc_column][/vc_row]

Menjadi Istri Tambatan Hati Suami

0

 

Oleh : Oky Suryana, Mahasiswa Statistika UGM, suryanaokyugm@gmail.com

Marilah kita mencoba mengambil hikmah dari sebuah hadits tentang Khadijah berkaitan dengan manajemen keluarga sakinah.

“Jibril mendatangi Nabi shallalllahu ‘alaihi wa sallam lalu berkata, “Ya Rasulullah, Khadijah telah datang membawa tempayan berisi kuah daging atau makanan atau minuman, maka jika ia tiba sampaikanlah kepadanya salam dari Rabb-Nya dan dariku, serta kabarkanlah kepadanya dengan sebuah rumah di surga dari mutiara yang tidak ada suara keras (hiruk pikuk) di dalamnya dan juga tidak ada keletihan”

(HR Al-Bukhari no 3820 dan Muslim no 2432)

Hikmah yang bisa diambil diantaranya ;

a. Ketika ada tamu Khadijah, istri rasulullah sambil membawa tempayan berisi kuah daging atau makanan atau minuman. Dan Khadijah melakukan itu atas dasar kesadaran sebagai seorang istri tanpa adanya komando dari suaminya dan tau-tau dia menyiapkan makanan atau minuman tersebut.

Dan didalam menyajikan makanan pun tidak sampai terdengar “klontang-klontang” atau suara gaduh. Begitulah yang hendaknya ditiru oleh para gadis. Karena bila sampai terdengar “klontang-klontang” atau suara gaduh maka itu aib dan kurang memiliki akhlak yang baik.

Khadijah didalam menyiapkan dan membawa tempayan berisi kuah daging atau makanan atau minuman itu didasari oleh sikap yang tanggap dan memahami dirinya didalam peranannya sebagai istri.

b. Dan yang menyampaikan salam ialah malaikat jibril kepada wanita yang mulia yakni Khadijah. Disini terkandung adab yakni :

– Bolehnya mengirimkan salam walau tidak bertemu dan (dikiaskan) kalau seorang laki-laki ingin memberikan salam kepada wanita, sedangkan wanita itu istri orang lain maka hendaknya menitipkan salam kepada suaminya agar disampaikan kepada wanita tersebut (istri suaminya), supaya tidak menimbulkan fitnah dan menjaga diri.

c. Mengapa Khadijah mendapatkan prestasi tertinggi bagi seorang wanita yakni sebuah rumah di surga dari mutiara yang tidak ada suara keras (hiruk pikuk) di dalamnya dan juga tidak ada keletihan. Ini dikarenakan beliau ialah ibu rumah tangga. Ibu rumah tangga seperti tidak ada stopnya, berat, letih dan capek ia merasakannya maka berbahagialah wahai ibu rumah tangga dan tak usah minder dan merasa rendah.

Khadijah langsung beriman dan tidak menunggu detik, jam maupun hari. Khadijah adalah seorang istri yang beriman, taat dan tidak pernah membantah suaminya. Khadijah tidak pernah mengeluarkan kata-kata yang keras, kasar dan mewek-mewek didalam merawat anak.

Seandainya suaminya ada yang salah maka ia menjaga betul perkataan yang akan terlontar kepada suaminya. Di dalam mengurus rumah tangga. Dan ketika dia lebih kaya dibanding suaminya ia rendah hati dan menjaga hati suaminya supaya tidak minder.

Begitulah yang menyebabkan khadijah mendapatkan balasan yang demikian.

Oleh karenanya jadilah istri yang senantiasa menjadi tambatan hati suami laksana Khadijah. []



Artikel Terkait :
Loading...
You might also like

Tinggalkan balasan

Your email address will not be published.

Maaf Ukhti Antum Offline