Ruang Muslimah
Inspiring and Educating Muslim Woman

Wahai Muslimah Bersyukurlah atas Karunia yang Allah Berikan

0
Gaji kurang misalnya, atau rumah yang masih mengontrak. Bukankah kekurangan dan kelebihan adalah hal biasa dalam hidup?

 

Sudahkah Sahabat Muslimah bersyukur dengan segala keadaan yang dikaruniakan Allah hari ini? Ketika matahari pagi masih bersinar cerah. Alhamdulillah, kita masih berkesempatan menikmatinya hangatnya. Lalu tengoklah disekeliling kita masih ada keluarga yang menyayangi. Juga lingkungan kerja yang kondusif dan islami, masih kita dapatkan. Termasuk nikmat kesehatan yang kerap sekali dilupakan. Hari ini kita masih berdiri tegak, melakukan banyak aktivitas. Atau sejenak duduk beristirahat. Subhanallah, nikmat manakah yang akan kita dustakan?

Di negeri ini, alhamdulillah kita masih dingatkan dengan adzan yang menandakan waktu shalat segera tiba. Bagi Sahabat yang pernah berkunjung ke luar negeri, mungkin pernah merasakan bahwa sulit atau bahkan tidak mungkin mendengar seruan shalat. Sungguh betapa teramat banyak karunia yang mesti disyukuri, namun malah terlupakan.

Padahal, janji Allah di al-Qur’an surah Ibrahim [14] ayat 7, “Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan: “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih.” Maknanya, rasa syukur yang optimal diupayakan akan memberikan tambahan nikmat dari Allah. Bentuknya dapat berupa peningkatan iman, tambahan ilmu, rezeki atau apapun itu. Puncaknya, tentu saja dengan mendapat ridha dan cinta Allah. 

Maka, belajarlah untuk tidak melihat sisi kekurangan saja. Terkadang kita seringkali hanya memikirkan kekurangan dari tiap kondisi yang dijalani. Gaji kurang misalnya, atau rumah yang masih mengontrak. Bukankah kekurangan dan kelebihan adalah hal biasa dalam hidup? Sebagaimana siang dan malam yang selalu berganti. Menyikapi kekurangan mestinya dengan berupaya memperbaikinya. Sekecil apapun belajarlah untuk bersyukur.

Berikutnya, yang sering terlenakan adalah bersyukur terhadap siapapun yang menjadi jalan nikmat dari Allah. Ekspresi yang umumnya dilakukan seorang Muslim bila mendapat nikmat adalah mengucapkan hamdalah (alhamdulillah). Lalu kita juga disyariatkan berterima kasih kepada orang yang menjadi jalan kebaikan. Paling tidak dengan mengucapkan rasa terima kasih kita, pujian dan doakan. Dalam sebuah hadits riwayat Bukhari dan Muslim dari Anas r.a, menyebutkan bahwa kaum Muhajirin berkata kepada Rasulullah saw, ”Wahai Rasulullah saw, orang Anshar memborong semua pahala.” Rasul saw bersabda, ”Tidak, selagi kamu mendoakan dan memuji kebaikan mereka.” Bahkan dalam hadits lain disebutkan, ”Yang paling pandai bersyukur kepada Allah adalah orang yang paling pandai bersyukur kepada manusia.” (HR ath-Thabrani).

Maka, mulai saat ini ingatlah selalu untuk pandai berterima kasih kepada mereka yang menjadi syariat karunia yang didapat. Semoga Allah memberikan kemampuan kepada kita untuk senantiasa pandai bersyukur atas segala nikmat yang dikaruniakan oleh-Nya. [] 

 

Sumber: Daruttauhid



Artikel Terkait :

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Loading...
You might also like

Tinggalkan balasan

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Maaf Ukhti Antum Offline