Breaking News
Foto: The New York Times

Muslimah, Engkau adalah Pengisi Peradaban yang Mulia!

Peran perempuan tidak se-sempit yang kita bayangkan. Peran wanita yang sesungguhnya sangat mulia, kita lihat sejarah islam mengatakan bahwa begitu banyak sosok muslimah yang memiliki peran bagi peradaban islam.

Foto: The New York Times

Paradigma yang berkembang saat ini memandang bahwa perempuan identik dengan “kasur, dapur dan sumur”. Percayalah itu pernyataan yang sangat tidak berdasar! Perempuan makhluk Allah yang sangat terjaga dan memiliki kelembutan hati.

Sepanjang sejarah terdapat sosok perempuan-perempuan yang luar biasa. Kaum muslim pastinya tidaklah asing dengan sosok para Shahabiyah, istri para Nabi, istri para Kholifah, ibu para ulama, dan juga para tokoh muslimah. Peran mereka sangatlah luar biasa berpengaruh terhadap peradaban.

Sangat berbeda dengan sosok perempuan peradaban kapitalis yang mana mereka sibuk mengejar kesetaraan dengan kaum pria. Seperti racun berbalut madu, ide feminis menyusup dalam pemikiran muslimah saat ini.

Peran Muslimah sebagai ummun wa robbatul bayt seolah dinilai sebelah mata disaat gemerlapnya racun matrealistik membelenggu jiwa para muslimah.

Status ibu rumah tangga rupanya tidaklah menarik jika dihadapkan dengan pilihan karir yang melejit dan dompet yang tebal pastinya. Persaingan dunia karir makin menegangkan.

Dengan sangat mudah kita temui wanita dalam dunia kerja. Pekerjaan apapun saat ini sudah diisi oleh para kaum hawa, tidak perduli itu pekerjaan yang berat atau ringan, yang terpenting kebutuhan terpenuhi.

Ibu sebagai pencari nafkah, Bapak sebagai pengasuh anak-anak di rumah. Hal inilah salah satu penyebab tidak normalnya peran gender. Kesalahan pola asuh menjadi sesuatu yang lumrah terjadi.

Karena bagaimana mungkin seorang ayah berperan sebagai ibu. Padahal secara fitroh laki-laki adalah sosok yang kuat, tegar, tegas, tidak gemulai.

Sosok perempuan yang selayaknya berada di rumah menguruh rumah tangganya harus berjiwa laki-laki yang siap kerja lembur kejar deadline, berangkat pagi pulang sore bahkan sampai malam.

Sesuaikah hal ini dengan fitrohnya? Belum lagi di lingkungan kerja tidak bisa menjaga kehormatan perempuan.

Peran Muslimah Sangat Vital

Cukuplah berbagai fakta menjadikan kita paham, bahwa sistem kapitalis tidak sesuai fitroh manusia, menjadikan manusia hina dan jauh dari mulia.

Hanya islam yang mampu memuliakan perempuan. Islam mampu menempatkan manusia sesuai fitrohnya. Perempuan terjaga kehormatannya dengan menutup auratnya ketika di luar rumah.

Islam juga melarang perempuan berpergian tanpa disertai mahramnya jika lebih dari 24 jam. Islam tidak mewajibkan perempuan untuk mencari nafkah.

Loading...

Perempuan memiliki kewajiban yang sama dengan laki dalam hal menuntut ilmu, berdakwah, muhasabah pada penguasa dan sebagainya.

Wahai para muslimah, janganlah kalian terbelenggu oleh mitos bahwa perempuan itu identik dengan pekerjaan rumah tangga. Yakinlah bahwa perananmu sangat besar dalam membentuk generasi islam. []

 

Sumber: voa-islam.com

 



Artikel Terkait :

About FERRY ARDIYANTO KURNIAWAN

Check Also

Jangan Tinggalkan Shalat

Tidak semua ibadah termasuk rukun Islam. Ini menunjukkan ibadah-ibadah yang termasuk rukun Islam adalah ibadah yang sangat penting dan urgen. Dan diantaranya adalah shalat.

Tinggalkan Balasan