Breaking News
Foto: THreePullpa.com

Usap Lembut, Peluk Hangat, dan Doa Penuh Ketulusan Nabi

Abdullah bin Ja’far sedang bersedih. Ayah yang dirindukannya telah tiada. Di medan jihad, ia gugur sebagai syuhada.

Nabi SAW melihatnya. Merasakan kesedihan Abdullah yang masih belia. Beliau hampiri Abdullah. Tangan mulia itu mengusap lembut rambutnya. Lalu dipeluknya erat seraya beliau berdoa,  “Ya Allah, jadikan anak ini penerus ayahnya. Berkahilah dagangannya. Akulah sahabat mereka di dunia dan akhirat.”

Di masa berbeda, Abdullah bin Abbas tengah berbahagia. Hatinya berdetak bangga. berdiri di sisi kanan Nabi. Bermakmum. Shalat berdua.

Usai shalat, Nabi tersenyum.  Mengusap lembut kepala Abdullah bin Abbas. Beliau berdoa, ” Ya Allah, ajarkanlah hikmah dan penjelasan qur’an padanya. Berkahilan dia. Jadikanla ia hambaMu yang shaleh. Ya Allah, berilah ia pemahaman mendalam tentang agamaMu.”

Rasulullah Muhammad SAW, setiap sudut kehidupannya memancarkan keagungan. Sikapnya pada anak-anak merupakan puncak peradaban. Hadir di tengah mereka, di setiap keadaan.

Usapan lembut. Pelukan hangat. Do’a penuh ketulusan. Terhadap anak-anak kita, seberapa sering kita berikan? []

Rubrik ini bekerja sama dengan Yayasan BuQu Purwakarta, Jawa Barat



Artikel Terkait :

About Ummu Khadijah

Check Also

3 Ucapan Paling ‘Berbahaya’ dari Mulut Seorang Pria

Ada tiga ucapan yang paling berbahaya keluar dari mulut seorang pria kepada wanita. Apa sajakah itu?

Tinggalkan Balasan