Breaking News
Foto: The Huffington Post

Jadilah Muslimah yang Qana’ah

Ketahuilah, terkadang banyak para wanita yang kufur terhadap kebaikan suami adalah memandang tinggi dunia. Mereka melihat dunia seperti gemerlapnya cahaya yang bersinar.

Foto: The Huffington Post

Apalagi dewasa ini para wanita memiliki sifat yang hedonis dan konsumtif. Gaya hidup yang tak terbatas membuat para kaum hawa terkadang selalu merasa kekurangan.

Kebanyakan Penghuni Neraka Adalah Wanita

Duhai muslimah, engkau tahu kebanyakan penghuni neraka adalah dirimu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam telah mengabarkannya padamu sejak 14 abad yang lalu.

Mengapa begitu banyak para wanita yang menjadi penghuni neraka? Hal itu dikarenakan kebanyakan dari mereka tidak mensyukuri nafkah yang diberikan oleh suami mereka, mereka mengingkari kebaikan yang telah diberikan oleh suami.

Diriwayatkan dari Ibnu ‘Umar radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Wahai kaum wanita, bersedekahlah dan perbanyaklah istighfar karena aku melihat penghuni neraka terbanyak adalah (kaum) kalian.” Kemudian diantara mereka ada seorang wanita berpantat besar bertanya, “Kenapa (kaum) kami menghuni sebagian besar neraka?” Beliau menjawab, “Karena kalian sering melaknat dan mengingkari (kebaikan) suami.” (HR Muslim)

Banyak para wanita ketika suami berlelah-lelah dalam menafkahi mereka dan anak-anaknya, rela berkerja keras, menahan peluh, agar diri mereka dan anak-anaknya masih bisa makan dan bertahan hidup, namun apa yang terjadi.. mereka tidak menghargai kebaikan yang telah diberikan suami.

Dan aku melihat neraka maka tidak pernah aku melihat pemandangan seperti ini sama sekali, aku melihat kebanyakan penduduknya adalah kaum wanita. Shahabat pun bertanya, “Mengapa (demikian) wahai Rasulullah shalallahu ‘alaihi wassalam?” Beliau shalallahu ‘alaihi wassalam menjawab, “Karena kekufuran mereka.” Kemudian ditanya lagi, “Apakah mereka kufur kepada Allah?”

Beliau menjawab, “Mereka kufur terhadap suami mereka, kufur terhadap kebaikan-kebaikannya. Kalaulah engkau berbuat baik kepada salah seorang di antara mereka selama waktu yang panjang kemudian dia melihat sesuatu pada dirimu (yang tidak dia sukai) niscaya dia akan berkata: ‘Aku tidak pernah melihat sedikitpun kebaikan pada dirimu.”(HR. Bukhari, no. 105 2 , dari Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhuma)

Kita diciptakan di dunia ini untuk beribadah kepada Allah, taat atas perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam telah bersabda:

“Jika seorang wanita selalu menjaga shalat lima waktu, juga berpuasa sebulan (di bulan Ramadhan), serta betul-betul menjaga kemaluannya (dari perbuatan zina) dan benar-benar taat pada suaminya, maka dikatakan pada wanita yang memiliki sifat mulia ini, Masuklah ke dalam surga melalui pintu mana saja yang engkau suka.” (HR. Ahmad 1: 191 dan Ibnu Hibban 9: 471. Syaikh Syu’aib Al Arnauth mengatakan bahwa hadits ini shahih)

Mereka para suami, terkadang disaat punya masalah yang amat besar, mereka menyembunyikannya dari istrinya. Terkadang, disaat sedang lelahnya bekerja, disaat uang yang didapat tidak mencukupi kebutuhan, namun raga mereka sudah terlalu penat untuk mencarinya lagi.

Mereka pulang ke rumah berharap ada bidadari yang menyambutnya dengan senyuman yang indah, berharap dengan penghasilan yang seadanya, sang istri menghiburnya dan menerima apapun penghasilan suami tanpa memperhatikan seberapa jumlahnya.

Apa salah satu kunci solusi dari permasalahan di atas? Iya, bersikaplah qana’ah saudariku, qana’ah akan memuliakanmu, melapangkan dadamu, melonggarkan pikiranmu.

Hakekat Qana’ah

Loading...

Dari ’Abdullah bin ’Amr bin Al ’Ash, Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam bersabda, ”Sungguh beruntung orang yang diberi petunjuk dalam Islam, diberi rizki yang cukup, dan qana’ah (merasa cukup) dengan rizki tersebut.” (HR. Ibnu Majah no. 4138, Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih)

Seberapapun rizki yang Allah beri, kita merasa cukup dan bertambah bersyukur atas rizki tersebut. Makan seadanya, rumah yang sederhana dan tak megah, semua itu adalah nikmat yang telah Allah beri kepada kita. Allah mengetahui apa-apa yang terbaik untuk hamba-Nya.

Apapun yang engkau makan, asal itu halal dan baik, dan dapat menegakkan punggungmu untuk melaksanakan shalat, bersyukurlah. Allah masih menguatkan dirimu tegak beribadah kepada-Nya. Bukankah Allah telah menjamin rizki para hamba-Nya? Namun, mengapa tetap risau?

Terkadang banyak para wanita yang kufur terhadap kebaikan suami adalah memandang tinggi dunia. Mereka melihat dunia seperti gemerlapnya cahaya yang bersinar, melihat dunia seakan-akan mereka akan kekal di dalamnya. Sungguh saudariku, tengoklah dunia yang banyak kita agungkan melalui sebuah hadist yang amat mengena,

Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda, “Dunia ini dibanding akhirat tiada lain hanyalah seperti jika seseorang di antara kalian mencelupkan jarinya ke lautan, maka hendaklah dia melihat air yang menempel di jarinya setelah dia menariknya kembali.” (Diriwayatkan Muslim, At-Tirmidzi, Ibnu Majah)

Kemuliaan Sifat Qana’ah

Qana’ah adalah salah satu bentuk yang dapat menimbulkan rasa syukur kepada Allah, qana’ah terhadap apa yang Allah beri, merasa cukup dan pasrah atas segala ketetapan-Nya.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Jadilah seorang yang wara’, niscaya engkau menjadi manusia yang paling baik dalam beribadah. Dan jadilah seorang yang qana’ah, niscaya engkau menjadi manusia yang paling bersyukur” (Shahih. HR. Ibnu Majah).

Ahli hikmah mengatakan, “Saya menjumpai bahwa orang yang paling banyak berduka adalah mereka yang ditimpa penyakit dengki. Dan yang paling tenang kehidupannya adalah mereka yang dianugerahi sifat qana’ah” (Ihya ‘Uluum ad-Diin).

Bersykurlah atas segala nikmat yang Allah berikan, semua yang Allah tetapkan adalah yang terbaik bagi hamba-Nya.

Tidaklah hati menjadi lapang, jika terisi dengan sifat qana’ah, tidaklah pikiran menjadi tenang, jika syukur selalu tertambat, tidaklah kehidupan akan tenteram, jika hati lapang dengan merasa cukup atas segalan nikmat Allah. []

 

Sumber: muslimah.or.id



Artikel Terkait :

About FERRY ARDIYANTO KURNIAWAN

Check Also

Jangan Tinggalkan Shalat

Tidak semua ibadah termasuk rukun Islam. Ini menunjukkan ibadah-ibadah yang termasuk rukun Islam adalah ibadah yang sangat penting dan urgen. Dan diantaranya adalah shalat.

Tinggalkan Balasan