Ruang Muslimah
Inspiring and Educating Muslim Woman

Ini dia Pemicu Pertengkaran di Tahun Pertama Pernikahan

0

Fase bulan madu sudah terlewati. Siap-siap menghadapi kenyataan sikap asli pasangan di depan mata. Yaa mungkin itu yang sering dikatakan orang yang sudah berpengalaman mengarungi ombak-ombak masa pernikahan.

Bagi pasangan suami istri yang baru saja menikah, akan melakukan banyak penyesuaian dan adapatasi. Fase bulan madu sudah terlewati. Tinggal menghadapi kenyataan sikap asli pasangan di depan mata.

Meski sudah menjalin asmara selama bertahun-tahun, tetap saja masalah saat tinggal bersama akan jauh berbeda. Hubungan sebelum menikah itu hanya topeng saja, yang memang itu sangat diharkan, jadi jangan bangga ketika mampu berhubungan bertahun-tahun, jika belum akad tetap saja itu belum bisa dibilang serius. Pertengkaran setelah menikah  nantinya bisa diselesaikan secara sederhana atau malah jadi bikin runyam rumah tangga. Siap-siap, hadapi pertengkaran karena masalah berikut.

Perkara kebersihan
Pindah ke rumah baru, ada kebiasaan-kebiasaan Anda atau pasangan yang cukup mengganggu. Hal-hal sepele seperti menaruh handuk basah sembarangan bisa membuat konflik. Apapun
masalahnya, solusinya sangatlah mudah; komunikasi. Jika anda tidak mengobrol seputar masalah kebersihan, hal tersebut bisa menjadi sangat mengganggu di kemudian hari.

Soal keuangan
Ada banyak hal yang harus diperhitungkan soal keuangan. Mulai dari anggaran bulanan untuk keperluan rumah, membayar tagihan dan menyiapkan tabungan masa depan. Sebaiknya memang keuangan dibahas secara detail dan terbuka.

Anda tahu pemasukan dan pengeluaran pasangan, begitu juga sebaliknya. Masalah keuangan ini jika tidak terbuka biasanya jadi pemicu konflik serius yang bisa mengancam pernikahan. Untuk itu sejak awal harus dibicarakan dengan baik.

Sanak saudara
Tentunya, kita akan mendapat tambahan saudara dari hasil pernikahan, mulai dari mertua, ipar, dan sanak saudara lainnya. Walaupun sayang, tapi terkadang kehadirannya dalam satu atap tidak membuat nyaman.

Atau ketika pendapat mereka selalu ingin didengar padahal kondisi tiap keluarga berbeda-beda. Cukup bahas dengan pasangan. Suami dan istri sebaiknya tak memendam kesal dan segera cari solusi dengan kepala dingin. []

Sumber: Info Unik



Artikel Terkait :

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Loading...
You might also like

Tinggalkan balasan

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Maaf Ukhti Antum Offline