Breaking News
Arrahman.Id

Ketika Suami Tidak Menemani Istri Saat Persalinan

Ketika ada diposisi ini tentu Anda merasa sedih bukan, persalinan pertama namun tak ditemani sang suami karena ada satu dan lain hal misalnya. Namun tetap saja alasan itu tak bisa diterima, karena seharunya suami memprioritaskan hal yang memang tidak bisa akan diulang seperti persalinan ini.

Bersyukurlah wanita yang ditemani suaminya ketika melahirkan. Ada banyak wanita yang harus berjuang sendirian ketika proses persalinan dikarenakan suaminya tidak bersedia menemani di sisi mereka.

Ada yang alasannya karena terlalu capek, lebih memilih tidur daripada mendengar tangisan istri yang kesakitan semalam suntuk. Ada yang alasannya sibuk kerja, atau bahkan ada pula yang tidak ditemani suami saat persalinan karena suaminya sudah tiada ketika janin masih di kandungan.

Untukmu istri yang menghadapi persalinan tanpa suami, jangan takut… sesungguhnya salah seorang wanita penghulu surga pun melahirkan sendirian, dengan menahan sakit yang luar biasa. Allah yang menjadi penghiburnya melalui perantara Jibril.

“Maka (Maryam) merasa sakit untuk melahirkan anak memaksa ia bersandar pada pangkal pohon kurma, dia berkata: ‘Aduhai! Alangkah baiknya aku mati sebelum ini dan aku menjadi barang yang tidak berarti lagi dilupakan’. Maka Jibril menyeru ke arahnya dari tempat yang rendah: ‘Jangan kamu bermuram durja, sesungguhnya Tuhanmu menjadikan anak sungai di bawahmu dan goyangkanlah pangkal pohon kurma itu ke arahmu, niscaya pohon tersebut akan menggugurkan buah yang mekar kepadamu,” (QS. Maryam: 23-25)

Bagi Anda para suami yang memilih tidak mendampingi istri saat proses persalinan padahal Anda mampu melakukannya, ketahuilah bahwa istri Anda sedang berjuang di antara hidup dan matinya. Menahan perihnya otot-otot yang sobek ketika jabang bayi akan keluar. Menahan sakit tiada tara seolah tulang punggung dan tulang ekornya akan remuk.

Itulah perjuangan seorang Ibu yang tidak mungkin Anda rasakan, namun setidaknya… bisakah meluangkan waktu sejenak untuk mendampinginya berjuang dan memberikan kekuatan agar ia tabah menghadapi beratnya kontraksi saat persalinan?

Bahkan seorang Maryam, wanita suci penghulu surga merasakan tersiksa luar biasa dengan rasa sakit ketika akan melahirkan, bagaimana istri Anda yang merupakan wanita biasa? Berilah ia kasih sayang ketika akan melahirkan. Semoga Allah pun akan melimpahkan kasih saying-Nya pada keluarga Anda.

Hanya Allah yang mampu membalas buruknya perbuatan para suami yang mengabaikan istrinya dan tidak mempedulikannya di saat sang istri amat membutuhkan dampingan dan dukungan. Wallahu a’lam. []

Sumber: UmmiOnline

About Ralda Rizmainun Farlina

Check Also

12 Inspirasi Desain Mushola Kecil di Rumah

Musala meskipun ukurannya minimalis, jika bersih dan nyaman, pasti akan membuat kita semakin khusyuk saat beribadah. Ingin menghadirkan musala di rumahmu meski hanya berukuran minimalis?

Tinggalkan Balasan