Ruang Muslimah
Inspiring and Educating Muslim Woman

[vc_row][vc_column offset=”vc_hidden-lg”][vc_btn title=”Populer” style=”3d” color=”danger” link=”url:https%3A%2F%2Fwww.ruangmuslimah.co%2Fartikel-muslimah-populer%2F%3Futm_source%3Dpost%26utm_medium%3Dtombol%26utm_campaign%3Dterpopuler||target:%20_blank|”][vc_btn title=”Terbaru” style=”3d” color=”danger” link=”url:https%3A%2F%2Fwww.ruangmuslimah.co%2Fartikel-terbaru%2F%3Futm_source%3Dpost%26utm_medium%3Dtombol%26utm_campaign%3Dterbaru|||”][vc_btn title=”Bertanya?” style=”3d” color=”green” link=”url:https%3A%2F%2Fwww.ruangmuslimah.co%2Fforums%2Ftopik%2Fbaca-sebelum-tanya-jawab-2%2F%3Futm_source%3Dpost%26utm_medium%3Dtombol%26utm_campaign%3Dbertanya||target:%20_blank|”][vc_btn title=”Join” style=”3d” color=”green” link=”url:https%3A%2F%2Fwww.ruangmuslimah.co%2Fregister%2F%3Futm_source%3Dpost%26utm_medium%3Dtombol%26utm_campaign%3Ddaftar|||”][/vc_column][/vc_row]

Allah Lebih Tahu Seberapa Sering Aku Menyebutmu Dalam Doa

0

Memohon dan meminta kepada-Nya itu memang sesuatu yang diharuskan, namun apapun ketentuan-Nya kelak itulah yang harus disyukuri. Termasuk dalam meminta seseorang yang kelak akan mendampingi sisa hidupku. Mencintai dalam doa itu adalah perbuatan yang sangat suci. Namun cinta kepada Allah dan kekasih-Nya tetaplah prioritas utamaku.

Aku adalah orang yang mencintaimu, mungkin didepanmu aku bukanlah orang yang romantis selalau mengatakan bahwa aku mencintaimu. Namun didepan tuhanku, aku tidak pernah bosan selalu menyebut namamu.

Mungkin kamu tidak akan pernah tahu bagaimana perasaanku sesungguhnya. Menyimpan perasaan ini dalam-dalam hanya Allah yang tahu memang itu pilihanku. Aku bukan sosok orang yang selalu mengumbar rasa terhadap orang lain. Karena memendam dalam ketaatan mungkin itu adalah cara yang terbaik.

Akupun tidak ingin berlebihan dalam mengagumi seseorang dalam diamku. Karena yang aku khawatirkan adalah jika Rabbku sampai cemburu terhadap perasaan ini. Bukankah perasaan yang suci harus diiringi dengan perbuatan yang suci pula. Tetap prioritas utamaku adalah mencari ridha-Nya.

Namun tak pernah ku pungkiri, memang betul namamu lah yang sering aku sebut dalam setiap penghujung shalatku bahkan di dalam sepertiga malamku. Aku tidak ingin kau mengetahui itu, cukuplah Allah yang menjadi tempat curahan disegala perasaan yang menyelimutiku.

Memang kamulah harapanku, kamulah yang aku inginkan. Namun sungguh ketentuan-Nya akan selalu aku syukuri. Entah engkau akan menjadi milikku atau tidak. Yang jelas Allah lebih tahu mana yang terbaik untuk hambanya.

Aku tidak berani menegurmu mengapa? Bukan karena aku tidak ingin mengenalmu lebih dalam, hanya saja agamaku mengaturku agar menjaga kemuliaan dan kehormatan. Jadi untuk sekedar menegur dalam doa pun ku rasa itu sudah lebih dari cukup bagiku. []



Artikel Terkait :
Loading...
You might also like

Tinggalkan balasan

Your email address will not be published.

Maaf Ukhti Antum Offline