Breaking News
Lavana Thai Spa

Ketika Jumlah Like dan Share Lebih Diutamakan daripada Ridho Allah

Fenomena zaman sekarang ini adalah banyaknya orang yang ingin terkenal di media sosial, mereka berlomba-lomba untuk mendapatkan likean dan pengikut yang sangat banyak, bahkan hal yang tak berfaedah pun turun serta mereka bagikan di akun media sosialnya. Sibuk menghabiskan waktu di media sosial untuk hal yang sia-sia.

Bahkan faktanya urusan ibadah pun yang seharusnya dia dan Allah saja yang tahu turut serta dibagikan di media sosialnya, seolah dunia harus tahu bahwa dia sedang melakukan aktivitas tersebut. Nauzubillah.

Ketika kita telah bersyahadat sebagai muslim, idealnya kita tak lagi menuhankan apapun selain Allah. Namun perbuatan syirik begitu halus, terkadang menyusup hingga tak disadari. Bahkan mengharapkan jumlah like dan share di sosial media melebihi harapan kita terhadap Allah bisa menjadi pertanda buruk yang perlu diwaspadai. Kok sampai begitunya?

Ya, kita mengetahui bahwa zaman sekarang orang-orang begitu mengejar popularitas di sosial media. Menjadi youtuber adalah cita-cita, begitu banyak youtuber yang sukses meraih harta yang tak sedikit, popularitas melebihi selebritis.

Menjadi selebgram juga diincar banyak anak muda maupun yang sudah tidak muda. Orang berlomba-lomba membuat konten heboh dan viral aga5 mendapat banyak subscribes, followers, like dan share.

Nah… sayangnya, ada yang rela melakukan apapun demi mendapat banyak like dan share, bahkan rela menerabas aturan Allah. Misalnya dengan mengumbar aurat, melakukan tindak asusila, menyebar hoax dan fitnah, bahkan menyebar posting yang meresahkan masyarakat. Waduh…

Ada pula yang membuat status bagus, inspiratif, memotivasi, tapi sayangnya niat utamanya sama bae… untuk mengejar jumlah like dan share juga.

Jangan salah paham, bukannya tidak boleh memiliki banyak subscribers, followers, jumlah likes dan shares. Hal tersebut bagus sekali. Hanya saja… rugi luar biasa jika hal tersebut menjadi hal utama yang dikejar di dunia ini.

Berhenti sejenak dan sadari bahwa sekalipun jutaan manusia menyukai konten yang kita buat, belum tentu Allah ridho terhadap hal tersebut. Mengapa kita lebih mengutamakan ridho makhluk daripada ridhoNya?

Mari kita kembali pada syahadat yang kita ucapkan berulang kali setidaknya dalam shalat 5 waktu sehari semalam. Tiada Tuhan selain Allah. Maka berhenti menuhankan jumlah likes, shares, subscribers. Buatlah konten-konten inspiratif yang dimaksudkan memang untuk mengingatkan orang-orang kembali pada ridho Allah.

Jika membuat quotes, buatlah dengan tujuan ridhoNya. Jika membuat tulisan, buatlah dengan tujuan ridhoNya. Jika membuat video, buatlah dengan tujuan ridhoNya. Dengan demikian, jumlah likes dan shares hanya tujuan sampingan saja. Sehingga kita tak akan membuat konten rusak hanya sekadar untuk meraih popularitas. Wallaahualam. []

Sumber: Ummi Online

About Ralda Rizmainun Farlina

Check Also

12 Inspirasi Desain Mushola Kecil di Rumah

Musala meskipun ukurannya minimalis, jika bersih dan nyaman, pasti akan membuat kita semakin khusyuk saat beribadah. Ingin menghadirkan musala di rumahmu meski hanya berukuran minimalis?

Tinggalkan Balasan