Breaking News
Foto: RSB Rehana Shah Bulbulia

Haji Tanpa Izin Suami, Bagaimana?

Ketika telah berumah tangga, segala sesuatu yang berurusan antara istri dan suami tentunya harus diperbincangkan dahulu. Sebab, suami memiliki haknya terhadap istri. Istri pun demikian, memiliki hak kepada suami. Dan dibalik hak itu terdapat kewajiban di antara keduanya yang harus dipenuhi. Salah satunya memberi tahu apa-apa saja yang menjadi aktivitas atau kegiatan suami atau istri.

Ibadah haji adalah kewajiban bagi umat Muslim. Dan seorang suami atau istri muslim tetunya melaksanakan itu, jika dirasa telah mampu. Tapi, kadangkala hanya ada salah satunya saja yang mampu melaksanakan salah satu rukun Islam ini. Lalu, jika ternyata istri yang mampu untuk melaksanakan haji, tetapi ia tidak meminta izin suami, bagaimana?

Istri tidak diharuskan memperoleh izin suami bila akan menunaikan haji fardhu (pertama kali haji). Suami boleh melarang atau menunda kepergiannya, apabila istri akan melakukan haji tatawu’ (sukarela) yaitu haji yang bukan wajib.

Istri mendapat izin atau tidak dari suaminya, boleh menunaikan ibadah haji. Suami tidak ada hak untuk melarang istrinya yang akan menunaikan tugas wajib kepada Allah (termasuk di sini haji nazar). Justru suami harus menyegerakan keberangkatannya. Begitu pula suami tidak boleh melarang istrinya shalat fardhu atau menyuruh mengundur waktunya.

Pada dasarnya, manusia tidak boleh taat kepada makhluk lain yang menyuruhnya berbuat maksiat kepada Allah SWT. []

Sumber: Anda Bertanya Islam Menjawab/Karya: Prof. Dr. M. Mutawalli asy-Sya’rawi/Penerbit: Gema Insani

About Mila Zahir

Check Also

Mengajarkan Adab Masuk Kamar Mandi pada Anak

Penghalang antara pandangan jin dan aurat manusia adalah jika salah seorang di antara mereka memasuki kamar mandi, lalu dia mengucapkan 'bismillah'

Tinggalkan Balasan