Ruang Muslimah
Inspiring and Educating Muslim Woman

[vc_row][vc_column offset=”vc_hidden-lg”][vc_btn title=”Populer” style=”3d” color=”danger” link=”url:https%3A%2F%2Fwww.ruangmuslimah.co%2Fartikel-muslimah-populer%2F%3Futm_source%3Dpost%26utm_medium%3Dtombol%26utm_campaign%3Dterpopuler||target:%20_blank|”][vc_btn title=”Terbaru” style=”3d” color=”danger” link=”url:https%3A%2F%2Fwww.ruangmuslimah.co%2Fartikel-terbaru%2F%3Futm_source%3Dpost%26utm_medium%3Dtombol%26utm_campaign%3Dterbaru|||”][vc_btn title=”Bertanya?” style=”3d” color=”green” link=”url:https%3A%2F%2Fwww.ruangmuslimah.co%2Fforums%2Ftopik%2Fbaca-sebelum-tanya-jawab-2%2F%3Futm_source%3Dpost%26utm_medium%3Dtombol%26utm_campaign%3Dbertanya||target:%20_blank|”][vc_btn title=”Join” style=”3d” color=”green” link=”url:https%3A%2F%2Fwww.ruangmuslimah.co%2Fregister%2F%3Futm_source%3Dpost%26utm_medium%3Dtombol%26utm_campaign%3Ddaftar|||”][/vc_column][/vc_row]

Teruntuk Jodoh Ku

0

Perihal jodoh bukan sesuatu hal yang asing lagi untuk diperbincangkan bukan? Hal ini biasanya sering menjadi bahan perbincangan para remaja-remaja yang dilanda kegelisahan terkait siapa yang akan menjadi jodoh mereka kelak dimasa yang akan mendatang? Tulisan ini di berikan teruntuk jodohku:

Jodohku, semoga engkau baik–baik saja disana. Berat rasanya hati yang selalu saja merindukan dirimu. Aku tidak tahu apakah nanti kita akan bertemu dan bercanda tawa bersama setelah akad menyatukan kita. tetapi aku sangat berharap dapat bertemu dengan dirimu duhai penyangga hidupku.

Hari demi hari ku lalui, detik demi detik telah ku lewati, aku selalu berandai kapan kita bersama mereguk cinta yang telah lama tersimpan di dalam jiwa.

Hati ini selalu berharap untuk segera merasakan manisnya kasih sayangmu, mata ini selalu terpejam demi untuk melihat dirimu. langkah kaki ku selalu ku arahkan pada jalan Allah yang semoga Allah mempertemukan kita disini, di jalan para pejuang Islam.

Jodohku, ku tulis ini bukan untuk merayumu apa lagi untuk mempengaruhi pikiranmu agar kau jatuh hati pada ku, bukan, bukan untuk itu. Aku menulis ini agar kau tahu bahwa diri ini telah merindumu.

Duhai kekasih halal ku yang entah dimana dirimu, aku merindumu. Aku tidak peduli kata orang, apakah tulisan ini lebay atau terlalu manis untuk dibaca. Karena aku hanya ingin menyampaikan apa yang ada di dalam hati ini yang telah merindumu.

Duhai jodohku, semoga engkau tetap menjaga kehormatanmu serta kemuliaanmu dan juga cintamu untukku. agar kita segera bertemu.

Jodohku, aku tidak ingin menuliskan semua kerinduan yang ku miliki di kertas putih ini. aku akan menyimpannya didalam hati, dan suatu saat nanti setelah kau bersama ku, engkau akan tahu betapa aku merindumu, dan terakhir, ‘mungkin’ ku akhiri tulisan rindu ini untuk mu, dengan selalu berharap semoga Allah mempertemukan kita dengan sebaik–baiknya pertemuan.

Jangan lupa shalat lima waktu ya, yang sunnah juga, qimulailnya juga, shalat witir diusahain bisa juga ya, terus dhuhanya juga tuh di laksanakan. Satu lagi, terus mengkaji islam, jangan lupa makan, jaga kesehatan dan jangan lupa doa-in aku yaa, sampai bertemu di akad nanti, Insya Allah. []

Sumber: Artikel Muslimah

 



Artikel Terkait :
Loading...
You might also like

Tinggalkan balasan

Your email address will not be published.

Maaf Ukhti Antum Offline