Breaking News
akuanakpahang.blogspot.com

Untuk Engkau yang Sedang Pacaran

Dalam hubungan tanpa ikatan yaitu pacaran seringkali akhwat yang menjadi korban, kenapa? Karena biasanya akhwat yang selalu menjadi objek sasaran syahwat si ikhwan, ini bukan cinta melaikan nafsu yang dating dari syaithon.

Entah itu korban perasaan ataupun korban penipuan, entah kenapa pacaran itu di jadikan trendi masa kini yang membuat para pemuda pemudi hanya mencari kepuasaan birahi bukan cinta sejati.

Perlu kita ketahui bahwa cinta itu suci, jangan kau nodai dengan nafsu syahwat. Ada yang bilang kalau pacaran itu ada batasannya, batasannya itu yang seperti apa?? Pacaran kok ada batasannya, Ngaurrrr .. Di dalam al-qur’an Allah sudah memerintahkan bahwa:

“Janganlah kamu mendekati zina sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan suatu jalan yang buruk,” (QS. Al isra:32).

Dari surat di atas kita bisa mengambil kesimpulan bahwa mendekati saja tidak boleh, apalagi mengerjakan… betul atau benar??

Sekarang kita rumuskan dengan sederhana

P=K M=D
Pacaran= khalwat__ menjadi__ Maksiat= Dosa

Maksiat yang dilakukan akan menjadi Dosa, benar atau betul??
Sebenarnya kita sudah tahu kalau pacaran itu Haram, tetapi mengapa masih dilakukan??

Ada beberapa tanggapan bahwa :

“ Kalau gak pacaran gak enak (dikata makanan basi gak enak)”

“ Kalau gak pacaran jiwa dan hati menjadi sepi (kuburan kali sepi)”

“ Kalau gak pacaran gak ada yang merhatiin (lalu untuk apa peran orang tua dan keluarga)”

“ Kalau gak pacaran gak Gaul,

“ Kalau gak pacaran Cupu,

“ Kalau gak pacaran ketinggalan zaman, dan parahnya lagi,

“ Mumpung masih muda coy, kapan lagi gonta ganti pacar?”

Parahkan …

Saya yakin Anda ingin mendapatkan istri/suami yang sholeh atau sholeha, tetapi betapa kecewanya Anda jikalau Anda tahu bahwa ia pernah berpangku tangan dengan orang lain.

Di dalam Al-Qur’an Allah SWT berfirman:
“Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji dan laki-laki yang keji adalah untuk wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula). Mereka (yang dituduh) itu bersih dari apa yang dituduhkan oleh mereka (yang menuduh itu). Bagi mereka ampunan dan rizki yang mulia (surga),” (QS. An nur:26).
Nah dalam ayat di atas kita bisa mengambil kesimpulan lagi, bahwa calon suami atau istri kita pernah melakukan hal yang sama halnya dengan kita dalam arti negatif (Pacaran, Berjudi, Minum-minuman Dll).

Gak akan bisa Anda mendapatkan istri yang sholeha jikalau Anda sendiri belum menjadi suami yang sholeh, begitu juga sebaliknya ..

Maka dari itu mumpung masih muda, kita fokuskan diri kita untuk beribadah dan berdakwah, gak usahlah kita berpoyah-poyah gak penting, apalagi Pacaran, mau di pegang-pegang, dinikahin juga belum tentu. Bagaimana jika diiming-imingi janji akan dinikahi? Sudahlah ukhti, jadilah ukhti yang tegas, jangan mau digantung memang kematian datang nunggu kita nikah dulu? Jangan sampai kita meninggal dalam keadaan bermaksiat kepada Allah. Nauzubillah.

Yang masih pacaran jangan takut buat mutusin Do’I. Tinggalkan atau halalkan. Tegaslah untuk kebaikanmu ukhti.

Lebih milih mana Allah atau Do’i?

Lebih takut mana Allah atau Do’i?

Lebih percaya mana, Allah atau Do’i?

Pilih mana, Neraka atau Surga ??

Dunia ini gak selebar daun kelor kok dan lagi juga masih banyak akhwat atau ikhwan yang soleh dan soleha yang menunggu Anda di luar sana.

Kalau kamu ingin mendapatkan istri atau suami yang sholeh atau sholeha, perbaiki diri kamu mulai dari sekarang yakinlah Allah akan memberikan yang terbaik untuk mu. Say No to PACARAN. []

Sumber: Artikel Muslimah

About Ralda Rizmainun Farlina

Check Also

Jangan Tinggalkan Shalat

Tidak semua ibadah termasuk rukun Islam. Ini menunjukkan ibadah-ibadah yang termasuk rukun Islam adalah ibadah yang sangat penting dan urgen. Dan diantaranya adalah shalat.

Tinggalkan Balasan