Ruang Muslimah
Inspiring and Educating Muslim Woman

[vc_row][vc_column offset=”vc_hidden-lg”][vc_btn title=”Populer” style=”3d” color=”danger” link=”url:https%3A%2F%2Fwww.ruangmuslimah.co%2Fartikel-muslimah-populer%2F%3Futm_source%3Dpost%26utm_medium%3Dtombol%26utm_campaign%3Dterpopuler||target:%20_blank|”][vc_btn title=”Terbaru” style=”3d” color=”danger” link=”url:https%3A%2F%2Fwww.ruangmuslimah.co%2Fartikel-terbaru%2F%3Futm_source%3Dpost%26utm_medium%3Dtombol%26utm_campaign%3Dterbaru|||”][vc_btn title=”Bertanya?” style=”3d” color=”green” link=”url:https%3A%2F%2Fwww.ruangmuslimah.co%2Fforums%2Ftopik%2Fbaca-sebelum-tanya-jawab-2%2F%3Futm_source%3Dpost%26utm_medium%3Dtombol%26utm_campaign%3Dbertanya||target:%20_blank|”][vc_btn title=”Join” style=”3d” color=”green” link=”url:https%3A%2F%2Fwww.ruangmuslimah.co%2Fregister%2F%3Futm_source%3Dpost%26utm_medium%3Dtombol%26utm_campaign%3Ddaftar|||”][/vc_column][/vc_row]

Belajar Cemburu dari Aisyah

0

Cinta memang gila, karena cinta banyak para muda-mudi galau bahkan ada yang sampai bunuh diri. Namun dalam cinta terdapat keindahan-keindahan yang sangat ditunggu-tunggu, cemburu menjadi salah satu bumbu cinta.

Di masyarakat pada umumnya cemburu itu digambarkan bahwa salah satu indikator seseorang cinta. Akibat cemburu, yaitu cemburu buta seseorang bisa khilaf atau melakukan hal di luar nalar normal manusia. Seperti menculik atau membunuh orang, namun jika kita mempunyai keimanan dan ketaqwaan yang kuat hal apapun bisa jadi indah.

Simak hadis riwayat Muslim (2445) berikut: Al Qasim bin Muhammad dari ‘Aisyah dia berkata, “Apabila Rasulullah shallallāhu ‘alaihi wasallam hendak bepergian, maka beliau pun mengundi para istrinya. Pada suatu ketika, undian tersebut jatuh kepada Aisyah dan Hafshah. Akhirnya kami pun bertiga pergi bersama-sama. Ketika malam tiba, Rasulullah shallallāhu ‘alaihi wasallam biasanya menempuh perjalanan bersama Aisyah sambil berbincang-bincang dengannya. Hingga suatu saat, Hafshah berkata kepada Aisyah, “Hai Aisyah, bagaimana jika malam ini kamu mengendarai untaku dan aku mengendarai untamu? Setelah itu, kita akan memperhatikan apa yang akan terjadi nanti.”

‘Aisyah menjawab, “Baiklah!” Lalu ‘Aisyah mengendarai unta milik Hafshah dan Hafshah mengendarai unta milik Aisyah. Tak lama kemudian Rasulullah mendatangi unta milik Aisyah yang kini dikendarai Hafshah. Rasulullah mengucapkan salam kepadanya dan menempuh perjalanan bersamanya hingga mereka singgah di suatu tempat.

Sementara itu, Aisyah merasa kehilangan Rasulullah hingga ia merasa cemburu. Oleh karena itu, ketika mereka singgah di suatu tempat, maka Aisyah menjulurkan kedua kakinya di antara pohon idzkhir sambil berkata, “Ya Allah, perintahkanlah kalajengking atau ular untuk menggigitku karena aku tidak kuasa untuk mengatakan sesuatu kepada Rasul-Mu.” []



Artikel Terkait :
Loading...
You might also like

Tinggalkan balasan

Your email address will not be published.

Maaf Ukhti Antum Offline